Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Ketua KUD Tunas Muda Adakan Jumpa Pers Dengan Awak Media


SIAK|B2P3RIAU.COM - Ketua KUD Tunas Muda Setiono mengadakan tatap muka dan jumpa pers dengan para wartawan, pengurus dan anggota koperasi di Aula Desa  Kampung Teluk Merbau Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, Selasa (02/03/21).

Jumpa pers terkait kasus jual beli lahan antara KUD Tunas Muda dengan KUD Sialang Makmur pada tahun 2011.

"Pada tahun 2011 KUD Sialang Makmur membeli lahan seluas 122 hektare di lahan Cina Kampung Dayun Kecamatan Dayun milik KUD Tunas Muda seharga 6.5 miliar dengan membayar uang muka 3.9 miliiar dan sisanya dibayar dengan cara menyicil," kata Setiono.

Lahan 122 hektare tersebut dibalik nama dari nama anggota KUD Tunas Muda ke nama anggota KUD Sialang Makmur dengan catatan SKGR yang asli tidak diberikan KUD Tunas Muda.

"SKGR yang asli tidak kami berikan karena lahan tersebut belum lunas," tambah Setiono.

Tahun 2013 muncul sertifikat tanah milik KUD Tunas Muda dengan nama nama anggota KUD Sialang Makmur yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Siak.

"Hal ini yang menjadi pertayaan kami, kenapa sertifikat itu bisa terbit pada dasar alas haknya masih kami pegang," kata Setiono.

Atas dasar terbitnya sertifikat tersebut KUD Tunas Muda melaporkan hal ini ke Polisi Resort Siak pada bulan Juli tahun 2020. Dan1 November 2020 Polres Siak menetapkan Ketua dan Bendahara KUD Sialang Makmur jadi tersangka serta menyerahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Siak.

Penasehat Hukum KUD Tunas Muda Dedy Reza SH mengatakan berkas P19 dari  Kejaksaan Negeri Siak diterima satu bulan lalu.

"Namun berkas dikembalikan dengan petunjuk harus diperiksa semua anggota koperasi. Walaupun itu kewenangan mutlak kejaksaan, kita khawatir ada pihak yang diduga mengganggu proses hukum," kata Dedy Reza .

Diwaktu yang sama Camat Dayun Novendra Kasmara, mengatakan pihaknya menyambut positif upaya hukum yang dilakukan oleh pengurus KUD Tunas Muda. 

“Koperasi Tunas Muda sudah banyak memberi manfaat, bahkan menjadi tumpuan roda perekonomian masyarakat yang tergabung sebagai keanggotaan koperasi. Timbulnya permasalahan ini tidak lah diharapkan untuk itu dengan adanya persoalan ini diharapkan dapat dimengerti oleh seluruh anggota," tutup Camat Dayun Novendra Kasmara. (SGT)

Posting Komentar

0 Komentar